CIA Assasination attempts

 


'You cant kill me. Nobody can kill me.' And he kind of smilled and chewed on his cigar.

The "Immortal" Prime minister Fidel alejandro Castro Ruz atau biasanya dikenal dengan Fidel Castro merupakan seseorang yang selamat dari pencobaan pembunuhan lebih dari 600 kali dalam jangka waktu hingga 40 tahun. Begitu berhasilnya mata-mata AS untuk tidak membunuh pemimpin Kuba tersebut, sehingga ia bisa meninggal karena sebab alami pada usia 90 tahun pada 2016.

1902 Kuba mendapatkan kemerdekaan dari Amerika Serikat, saat itu terdapat korupsi dan krisis financial, kemudian pada seleksi presiden Gerardo Machado yang menjanjikan adanya reformasi di Kuba. Namun sebaliknya ia menjadi diktaktor pertama di Kuba, sehingga 1933 ia dikudeta oleh Fulgencio Batista sang Bintang militer di Kuba. Batista menjadi seseorang yang berpengaruh dalam pemerintahan selama 2 dekade. Namun tidak lama setelah itu, ia dikudeta oleh Fidel Castro.



1956-1958 Fidel Castro dan pasukannya mulai revolusi kuba di November 1956 dari Mexico dengan Granma, sebuah perahu kecil. Tetapi Batista sudah mengetahui rencananya terlebih dahulu dan membunuh lebih dari 50 orang pasukannya. Setelah itu, ia memulai perang guerrilla dengan markas yang terletak di gunung. Mereka melakukan penyerangan ke kantor pemerintah dan fasilitas utama, pada saat itu juga Batista memberhentikan hak konstitusional Masyarakat Kuba seperti kebebasan berpendapat dan berorganisasi. Ia juga memundurkan pemilu ke tahun berikutnya, Amerika Serikat juga mengambil bantuan Batista karena Fidel Castro sedang memenangkan perang tersebut.

Batista Chosen succescor memenangkan pemilu tersebut, tetapi banyak orang yang berkata kemenangnya tidaklah konstitusional. Pada tahun 1959 ia melarikan diri dari Kuba ke Dominican republic, karena pasukan Castro sudah masuk ibu kota Kuba. Hal ini membuat Fidel Castro mengambil ahli pemerintahan untuk sementara waktu, yang kemudian secara langsung mengambil aksi akan pengikut dan supporter Batista. Adapula Konflik antara Amerika Serikat dengan Fidel Castro setelah itu.

Pada awalnya Amerika Serikat mendukung dan mengakui pemerintah Fidel Castro di kuba, tetapi hubungan mereka mulai runtuh karena Castro mulai mengimplementasi paham komunis. Tidak hanya itu, Castro juga mempunyai hubungan dekat dengan Uni Soviet yang merupakan musuh U.S. Meskipun banyaknya masa sulit tetapi Fidel Castro tetap berkuasa hingga 2008, yang kemudian resmi mengundurkan diri dan memberikan kekuasaan kepasa saudaranya. Pada saat hubungan Kuba dan Amerika Serikat terputus, U.S memutuskan untuk menjadi musuh dengan Kuba. Hal ini mengakibatkan Amerika serikat untuk mencoba assassination Fidel Castro, lebih tepatnya CIA yang melaksanakan hal tersebut. Beberapa percobaannya adalah sebagai berikut:

1.     1.The Exploding Cigar

Exploading Cigar merupakan percobaan Assasination CIA pada tahun 1960, setahun setelah Castro mendapatkan kekuasaan. Percobaan tersebut dilakukan dengan menambahkan Botulium Toxin yang kuat ke rokok. Bahan kimia yang dapat membunuh siapa saja yang menggunakannya. Namun, rokok tersebut tidak pernah sampai ke Castro.

2.     2.The Reluctant Cuban

Pada masa akhir jabatan Presiden Dwight Eisenhower, CIA merekrut 2 mafia untuk assassination attempt pada Fidel Castro. Mereka bahkan ingin membayar sebanyak $150.000. Mafia tersebut adalah Sam Giancana, bos mafia Chicago, dan santos Trafficant kepala operasi mafia di Kuba. Keduanya masuk daftar 10 orang paling dicari FBI, mereka diberikan enam pil dengan kandungan mematikan untuk misi ini. Walaupun begitu setelah gagal beberapa kali, karena merasa tidak berdaya maka mereka memberhentikan rencana tersebut.

3.     3.The Painted seashell

Pantang menyerah, CIA mencoba kembali di tahun 1963 dengan berencana untuk menyembunyikan bahan peledak di dalam kerang. Kemudian mengecat kerangnya supaya lebih menarik. Mereka mengira bisa menggunakan kecintaan Castro dalam menyelam scuba untuk mencelakainya,  tetapi seperti ide lainnya hal ini gagal untuk dilakukan. Menurut mereka Ide ini tidak dilakukan karena tidak praktis.

4.     4.The contaminated Diving Suit

    Pada tahun yang sama, CIA berencana untuk mencemari salah satu pakaian selam Castro dengan “Madura foot fungus” and deadly “tuberculosis bacteria” yang dapat menyebabkan penyakit kulit kronis. Tidak hanya itu, alat bantu pernapasan Castro juga terinfeksi dengan jamur. Keduanya seharusnya diberikan kepada Castro oleh pengacara Amerika James Donovan, yang terlibat dengan negosiasi penyanderaan dengan pemimpin kuba. Tetapi Donovan menolak pakaian selam yang diberikan karena Ia sudah memberikan satu pakaian selam kepada pemimpin Kuba sebagai hadiah. Richard helms yang menjadi direktur CIA kemudian menyebut rencana itu tidak masuk akal dan bahkan pakaian selam tersebut tidak pernah keluar dari laboratorium.

5.     5.The Deadly lover

      Lorenz yang menjadi kekasih Castro pada akhir tahun 1959, ia direkrut sebagai agen kontrak untuk CIA ketika berkunjung ke Amerika dan ditugaskan untuk membunuh pemimpin Kuba. Ia diberikan dua pil Toksin Botulisme untuk dimasukkan kedalam minuman Castro, satu pil dapat membunuh Castro dalam waktu 30 detik. Bahkan jika ia ingin membunuhnya, ia telah gagal dalam pekerjaannya. Tetapi ia kehilangan keberanian dan tidak dapat melakukannya, ia juga menyimpam pil tersebut dalam stoples es krim dingin yang membuatnya kotor dan tidak dapat digunakan. 

6.     6.The poison pen

       Rencana CIA lainnya adalah menyembunyikan jarum suntik yang disembunyikan dalam pena, jarumnya akan sangat halus supaya Castro tidak akan menyadarinya. Laporan mengatakan jarum tersebut akan dipasangi racun dan disuntikkan kepada pemimpin Kuba oleh penjabat tinggi Kuba yang bekerja sama dengan CIA. Namun penjabat tersebut tidak teralu memperhatikan perangkat tersebut tetapi mengeluh bahwa CIA seharusnya pasti menemukan sesuatu yang lebih canggih, ia juga ditawari pena tersebut pada 22 November 1963 yang merupakan tanggala pembunuhan John F. Kennedy. Peristiwa tersebut membuat badan CIA menarik dukungan terhadap upaya pembunuhan Castro dan penjabat tersebut tidak pernah membawa pena tersebut ke Kuba.

7.     7. The Phychedelic Speech

       Pada tahun 1960, CIA berencana untuk menyabotase pidato Castro dengan menyemprot studio penyiarannya dengan bahan kimia yang akan membuatnya berhalusinasi serupa dengan LSD. Plot lainnya adalah membubuhi cerutu dengan bahan kimia yang akan membuatnya kebingungan, berharap ia akan merokok sebelum berpidato. Mereka juga mencoba membersihkan sepatunya dengan garam thallium yang akan membuat janggut ikonik Castro rontok. Namun seperti rencana lainnya, hal ini gagal untuk dilakukan. Zat mirip LSD ditinggalkan karena tidak stabil, cerutu tidak pernah dihisap, dan Castro membatalkan perjalanan keluar negeri yang seharusnya menjadi kesempatan untuk membersihkan sepatunya.

    

    Referensi:

    https://edition.cnn.com/2016/08/12/americas/cuba-fidel-castro-at-90-after-assassination-plots/index.html

    https://www.nbcnews.com/storyline/fidel-castros-death/fidel-castro-cia-s-7-most-bizarre-assassination-attempts-n688951

    https://www.history.com/topics/latin-america/cuban-revolution




R

   















Komentar